Tak Bayar Pinjaman Rp70 Juta, Anggota Tabungan Lebaran Desa Soco Digugat ke PN Magetan
Sidang perdana gugatan perkara tabungan lebaran Desa Soco, Bendo, Kabupaten Magetan. (Foto: Aditya Candra/TIMES Indonesia)

Tak Bayar Pinjaman Rp70 Juta, Anggota Tabungan Lebaran Desa Soco Digugat ke PN Magetan

Kehadiran massa emak-emak di PN Magetan ini untuk mengawal langsung jalannya sidang gugatan perdata terhadap salah satu anggota kelompok berinisial SRS.

TIMES Magetan,Rabu 3 Juni 2026, 17:52 WIB
955
A
Aditya Candra

MAGETANPuluhan ibu-ibu anggota kelompok tabungan lebaran dari Desa Soco, Kecamatan Bendo Kabupateen Magetan mendatangi Pengadilan Negeri Magetan (PN Magetan) pada Rabu (3/6/2026).

Kehadiran massa ini untuk mengawal langsung jalannya sidang gugatan perdata terhadap salah satu anggota kelompok berinisial SRS.

Gugatan ini dilayangkan setelah SRS diduga menolak membayar pinjaman tabungan kelompok senilai Rp 70 juta.

Akibat macetnya pembayaran tersebut, uang tabungan milik puluhan anggota lainnya hangus dan gagal dicairkan saat hari raya Idulfitri beberapa waktu lalu.

Salah seorang anggota kelompok simpan pinjam tabungan lebaran Desa Soco, Sutinem, menyampaikan harapannya agar majelis hakim PN Magetan yang menangani perkara ini dapat memberikan putusan yang seadil-adilnya.

Ia menegaskan bahwa uang tabungan warga macet akibat dibawa oleh Tergugat SRS.

article
Salah satu anggota Tabungan Lebaran Desa Soco, Sutinem saat diwawancarai TIMES Indonesia. (Foto: Aditya Candra/TIMES Indonesia)

"Kegiatan ini sudah berjalan puluhan tahun, setiap mau lebaran mau dibongkar, pokok sama bunga harus kembali," ujar Sutinem saat ditemui di pengadilan.

Dalam persidangan yang berlangsung tertib tersebut, Tergugat SRS tidak menampik tudingan yang diarahkan kepadanya.

Di hadapan majelis hakim, ia mengakui memiliki kewajiban pinjaman kepada kelompok sebesar Rp 70 juta untuk periode tahun 2025 hingga 2026.

 Nilai tersebut juga mencakup sejumlah nama warga lain yang ia pinjam jalurnya (catut nama) dengan nominal mencapai belasan juta rupiah.

"Iya saya akui bu Hakim," kata Tergugat SRS di dalam ruang sidang.

Sementara itu, Kuasa Hukum Penggugat, Noor Biyanto, menjelaskan bahwa kliennya yang didominasi oleh kaum ibu-ibu ini hanya menuntut pertanggungjawaban konkret dari SRS.

Pembayaran pinjaman tersebut sangat dinanti agar tabungan yang dikumpulkan warga bisa segera didistribusikan.

"Ibu - ibu ini hanya berharap tanggung jawab tergugat, karena sudah menabung setahun, giliran akan dibagikan, uang tersebut tidak dikembalikan Tergugat," jelas Noor Biyanto.

Sidang perkara perdata yang diinisiasi oleh kelompok tabungan warga Desa Soco ini ditunda dan akan dilanjutkan kembali pada Rabu, 10 Juni 2026.

Agenda persidangan berikutnya dijadwalkan untuk mendengarkan jawaban gugatan dari pihak Tergugat, yang sekaligus akan diteruskan dengan penyerahan bukti-bukti serta kehadiran saksi dari pihak SRS. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Aditya Candra
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Magetan, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.